Kenali varises dan tangani dengan tepat

Tahukah Sahabat RUSNI apakah varises itu? Menurut dr. Syarifudin Anshari, Sp.B sub BVE Varises adalah pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah balik (vena) yang disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah dari tubuh kembali ke Jantung yangsebagian besar dikarenakan katup pembuluh darah balik(vena) yang rusak sehingga mengakibatkan aliran darah berbalik (reflux) tidk mengarah ke Jantung , Hal ini akan menyebabkan darah akan tertampung dipembuluh darah baliktertentu, dan lama kelamaan tekanan vena bertambah besar sehingga terjadi kompensasi pelebaran dinding vena dan pembentukan cabang-cabang yang berkelok Hal ini bila tidak segera ditangani, akan terjadi hipertensi vena, gangguan aliran darah dan vitalitas jaringan sekitarnya yang pada akhirnya akan dapat mengakibatkan luka koreng pada daerah sekitarnya.

Varises dapat terjadi di seluruh pembuluh vena dalam tubuh. Namun, kondisi ini paling sering terjadi di area tungkai, terutama betis,  atau  Varises juga dapat muncul di panggul, anus (wasir), vagina, rahim, atau kerongkongan (varises esofagus).

Varises sendiri memiliki beberapa faktor pemicu diantaranya Gaya Hidup (berat badan berlebih/obesitas, sering memakai sepatu hak tinggi, pakaian ketat, sering beraktifitas berdiri /duduk menjuntai dalam waktu yang lama),Faktor keturunan; Wanita, kehamilan (hormone progesterone); Kontraksi kompartemen otot tungkai. Terjadinya varises biasanya ditandai dengan beberapa tanda dan gejala seperti  kaki terasa berat, nyeri pegal2, bengkak, linu saat malam hari, kram, tegang,tampak vena yang melebar,  borok, luka basah sulit sembuh, gatal, kulit kehitaman.

Kemudian apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami tanda dan gejala diatas ? dalam kesempatan yang sama dr. Syarifudin Anshari, Sp.B sub BVE mengatakan Penanganan varises sendiri sebenarnya tergantung pada drajat keparahan penyakit dan penyebabnya serta kondisi pasien, saat ini terdapat beberapa modalitas terapi. Oleh karena itu jika mengalami tanda dan gejala sebaiknya dapat langsung menuju fasilitas layanan kesehatan untuk bertemu Dokter spesialis yang tepat sehingga dapat segera ditentukan kondisi varises yang dialami.  Untuk drajat yang paling ringan, dapat dilakukan laser dengan derma set, stoking medical, serta suntik obat sclerosan.  Untuk drajat yang lebih berat, dapat dilakukan penutupan vena safena dan cabang-cabangnya yang melebar dengan metode:

  1. Venaseal : menggunakan cairan semacam lem steril. Suatu metode minimal invasive dengan kelebihan hanya diperlukan anestesi lokal, tidak memerlukan tumescence anesthesia, dapat langsung beraktifitas, tidak memerlukan penggunaan stoking pasca tindakan.
  2. Endo Venous Laser Ablation (EVLA): suatu metode minimal invasive menggunakan laser ablasi. Dapat dilakukan dengan anestesi local/regional (separuh badan), waktu perawatan singkat, dapat kembali beraktivitas.
  3. Radio Frequency Ablation (RFA): menggunakan sumber energi tinggi yang dihasilkan dari alat radiofrequency (radiofrequency generator). Energy yang besar akan menimbulkan panas dengan tujuan menutup kelainan vena.
  4. Clarivein : suatu metode chemicomechanical ablasi , yaitu dengan merusak dinding vena oleh ujung kateter dengan putaran tinggi, kemudian menutup vena dengan menyuntikkan agen sclerosan.
  5. Stripping/ligasi tinggi: prosedur invasive dengan pembedahan untuk membuang seluruh vena yang mengalami kelainan.

Sahabat RUSNI, Terdapatnya beragam tindakan yang dapat ditempuh untuk mengurangi rasa kurang nyaman yang timbul karena adanya tanda dan gejala varises, bertemu dengan Dokter spesialis yang tepat,dalam hal ini Dokter Spesialis Bedah Vaskuler tentu akan membantu anda dalam proses pengobatan yang efektif. Untuk Informasi dan Pendaftaran, silahkan hubungi kami dengan cara klik nomor berikut 085711746700

Social Share