Pengangkatan Kanker Payudara Dan Rekontruksi Dengan Teknik DIEP Flap

Perkenalkan saya Dr. Maulina Indah, Dr. Bedah sub spesialis onkologi di Rumah Sakit Pelni

Di rumah sakit Pelni kita sudah melakukan berbagai macam teknik operasi payudara, dari yang minimal invasif seperti vacum assisted breast biopsi hingga operasi yang kompleks seperti microsurgery rekonstruksi payudara diep flap.

kami baru saja mengerjakan tindakan untuk kasus diep flap, pasien dengan kanker payudara yang tumornya sudah lebih dari 3 cm bahkan sudah mencapai 5 cm, jadi sebelum dilakukan operasi rekonstruksi, karena itu operasi yang sangat kompleks, biasanya saya proteksi pasiennya dengan kemoterapi dulu, bila kondisi kanker sudah stadium lokal lanjut, harapannya dengan kemoterapi, tumornya jadi sekecil mungkin, seminimal mungkin dan tidak ada penyebaran di organ jauh.

Respon kemoterapi pasien ini cukup baik jadi sisa tumor sangat sedikit lalu pasien menjalani operasi mastektomi pengangkatan seluruh kelenjar payudara dilanjutkan langsung dengan rekonstruksi diep flap microsurgery. Untuk operasi mastektomi biasanya pasien akan kehilangan payudara, jadi luka operasinya lebih simpel memang, operasinya kalau mastektomi biasa cuma menghabiskan waktu 2 jam. terkadang dari sisi psikologis pasien quality of life-nya akan lebih rendah khususnya untuk pasien usia muda, maka alternatif atau rekomendasi saat ini pasien dilakukan rekonstruksi payudara, salah satunya dengan diep slap itu keuntungannya adalah jaringan payudara yang dibuat itu dari tubuh sendiri, volumenya bisa lebih besar dibandingkan rekonstruksi yang dari ld flap yang dari punggung belakang.

Untuk operasi ld flap keuntungannya adalah lama operasinya jauh lebih singkat yaitu mastektominya 2 jam, ld flapnya sekitar 4 sampai 6 jam. Jadi kalau diep flap biasanya volume payudarnya akan lebih simetris dengan sebelahnya, jadi teknik operasinya pembuluh darah dari perut akan disambungkan dengan pembuluh darah yang di tumorbet atau di daerah bekas operasi masektomi. Itu yang akan menghidupkan jaringan yang ditransplantasikan untuk menggantikan payudara yang hilang tadi.

Jadi untuk operasi diep flap itu karena termasuk operasi yang rumit biasanya kita butuh tim yang banyak, meliputi tim bedah onkologi, tim bedah plastik, termasuk perawat bedahnya yang sudah pelatihan micro surgery, selain itu tim ICU dan tim anestesi.