
Memahami diagnosis kanker paru yang telah menyebar tentu bisa menjadi hal yang menakutkan bagi pasien dan keluarga. Artikel ini akan membantu Anda memahami salah satu tindakan yang mungkin direkomendasikan dokter, yaitu operasi pengangkatan tumor paru (wedge resection), khususnya untuk kasus yang sudah menyebar. Informasi ini disampaikan oleh dr. Robby Novianto, Sp.BTKV(K)VE, seorang ahli bedah toraks, kardiak, dan vaskular.
Menurut dr. Robby Novianto, Sp.BTKV(K)VE, pada kasus tumor paru yang sudah menyebar ke organ lain, seperti tulang dada, dokter perlu mengetahui secara pasti jenis tumor tersebut. Informasi ini krusial untuk menentukan strategi pengobatan terbaik selanjutnya. Operasi pengangkatan tumor, meskipun tumor sudah menyebar, bertujuan untuk mengambil sebagian kecil jaringan tumor (biasanya yang dianggap sebagai ‘primer’ atau utama) agar dapat dianalisis di laboratorium.
Menentukan Jenis Tumor: Dengan mengetahui jenis tumornya, dokter spesialis paru atau onkologi dapat memilih terapi sistemik yang paling efektif, seperti kemoterapi konvensional, imunoterapi, atau terapi target.
Mengurangi Gejala: Terkadang, pengangkatan tumor juga dapat membantu mengurangi nyeri atau tekanan akibat pertumbuhan tumor.
Dr. Robby Novianto, Sp.BTKV(K)VE menjelaskan bahwa prosedur yang umum dilakukan untuk kasus seperti ini disebut wedge resection. Ini adalah operasi di mana dokter bedah akan mengangkat sebagian kecil dari paru-paru yang mengandung tumor.
Akses Bedah: Dokter akan membuat sayatan kecil untuk mengakses paru-paru.
Ventilasi Satu Paru: Selama operasi, tim anestesi akan menggunakan teknik khusus yang disebut ventilasi satu paru. Ini berarti hanya satu paru-paru yang akan berfungsi sementara paru-paru yang dioperasi akan dibuat “tidur” atau tidak mengembang agar memudahkan dokter bedah bekerja. Untuk itu, digunakan selang intubasi khusus (ETT Double Lumen).
Pengangkatan Tumor: Dengan menggunakan alat khusus seperti stapler bedah, dokter akan memotong dan mengangkat bagian paru-paru yang mengandung tumor.
Penutupan: Setelah tumor terangkat, sayatan akan ditutup kembali. Sebuah selang kecil (drainase dada) biasanya dipasang sementara untuk membantu mengeluarkan udara atau cairan yang mungkin terkumpul.
Menurut dr. Robby Novianto, Sp.BTKV(K)VE, operasi torakotomi untuk wedge resection seperti ini umumnya berlangsung sekitar 1,5 hingga 2 jam. Setelah operasi, pasien akan dipindahkan ke ruang ICU untuk pemantauan ketat.
Dengan perawatan yang tepat, pasien diharapkan dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 3 hingga 4 hari setelah operasi. Namun, perlu diingat bahwa proses pemulihan setiap individu bisa berbeda-beda.
Setelah operasi, sampel tumor akan dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut. Hasil analisis inilah yang akan menjadi panduan bagi dokter untuk merencanakan langkah pengobatan sistemik terbaik bagi Anda atau anggota keluarga Anda.
RS PELNI Jakarta, Tumor Paru, Dokter Bedah Jantung





Jl. Aipda Tubun Raya No.92-94, Slipi, Palmerah, Kota Adm. Jakarta Barat, Prov. DKI Jakarta
Call Center RS PELNI : 150442
Call Center Wa Only : 0852 8277 2369